Senin, 23 Juli 2018

PELATIHAN RUQYAH SYAR'IYYAH

MASJID CHENG HOO SURABAYA




Oleh : Ustadz Muhammad Faizar Hidayatullah.
Tempat : Masjid Cheng Hoo, Surabaya
Hari     : Ahad , 22 Juli 2018
Waktu : 08.00 sd 15.00 wib

Ustadz muda usia ini adalah Founder dari Arsyadda Al Fatta, yang juga lulusan Pondok modern Darussalam, Gontor pada tahun 2010.

Mempunyai keinginan untuk membumikan RUQYAH Syar'i yang sesuai tuntunan Islam. Dalam sambutan awal, panitia kegiatan diatas menjabarkan tentang tujuan dari kegiatan Pelatihan RUQYAH SYAR'IYYAH yaitu setiap pribadi bisa melakukan R-S pada diri sendiri dan tidak tergantung pada manusia, dengan bacaan ayat-ayat Al Quran.

Pada kesempatan awal, ustadz muda usia ini mengingatkan untuk setiap kita harus meningkatkan iman/hubungan kita dengan Allah, dan menata hati/mindset dulu.

Semua jamaah yang hadir, harus meluruskan niat dulu, hadir pada acara dari pagi hingga sore untuk mengetahui:
1. Apa itu RUQYAH,
2. RUQYAH itu seperti apa, baik yang SYAR'IYYAH atau Syirqiyyah.
3. Deteksi RUQYAH dengan hubungan pada penyakit yang kita derita, dan hubungan kita dengan Allah SWT.

Visi dari Arsyadda adalah menegakkan kalimat Allah dan membumi hanguskan segala bentuk kesyirikan.

Apa itu RUQYAH?
arti dari RUQYAH secara bahasa adalah mantra/jampi 2/ suwuk (dlm bahasa Jawa)

Secara istilah adalah doa perlindungan yang dibaca untuk memohon kesembuhan dari Allah SWT untuk kesehatan jasmani dan rohani.

Sahabat Auf bin Malik pada masa Jahiliyah dulu suka meruqyah orang, dan hal itu ditanyakan pada Rasulullah.  Beliau memperbolehkan meruqyah asal tidak ada unsur kesyirikan.

Dalam pengobatan, kaidah yang diperbolehkan:
1. Bisa dipertanggungjawabkan dari sisi ilmiah,
2. Bisa dipertanggungjawabkan dari sisi ilahiyah,
3. RUQYAH yang menyeret pelakunya pada hal-hal syirik, itu juga tidak diperbolehkan.

RUQYAH itu terbagi dua:
1. yang Haq---RUQYAH yang dibenarkan secara syar'iyyah
2. yang Bathil---RUQYAH yang salah, tidak diperbolehkan secara syar'iyyah.

Ruqyah yang terakhir, terbagi 2 lagi, yaitu Syirqiyyah : bacaan ayat-ayat qurannya ada unsur syirik.
Haram: tidak ada unsur syirik, yang dibaca quran, tapi tata cara dan prakteknya ada yang tidak dibenarkan.  Contohnya meruqyah berdua-dua ditempat gelap.

Pelaksanaan Ruqyah ada 3 syarat:
1. Bacaan ayat-ayat quran/asmaul husna/sifat-sifat Allah.
2. Memakai bahasa Arab.
3. Yang menyembuhkan bukan PERUQYAH, tapi Allah SWT.

Sesi pertama ini dilanjutkan dengan menerima 2 pertanyaan dari peserta:
1. Salah seorang jamaah perempuan asal sby, pernah berkunjung ke pengobatan Ruqyah. Menggunakan metode memanggil jin yang ditempatkan ke medium seorang santrinya.  Sang peruqyah menentukan pengobatanny dengan penyembelihan ayam hitam/burung merpati.  Diharapkan jin dalam pasien itu bisa hilang. Yang diucapkan peruqyah juga ayat-ayat quran.

2. Pertanyaan dari pak Eko, jamaah dari menganti: Apakah peruqyah itu harus hafal quran? bagaimana dengan orang awam seperti kita ini?

Jawaban ustadz M. Faizar:
untuk kasus 1 itu praktek mediumisasi, teknik tersebut haram, karena tidak patut, menyelisihi 3 prinsip kesehatan thibun nabawi:
1. Menjaga kesehatan
2. Pencegahan dari tindakan yang memperparah penyakit.
3. Mengosongkan/ mengeluarkan unsur-unsur zat dari tubuh, hal diatas malah membuka pintu mudharat.

Jawaban untuk no 2:
Tidak harus hafal quran, boleh membaca.  Hafal itu untuk memudahkan dan memperlancar jalannya Ruqyah.

"Jin nologi"

Pada manusia, gangguan jin itu berbeda, ada yang masuk di luar dan membisikkan rasa was-was . Yang ada dalam tubuh, disebut qorin (yg berarti pendamping). Qorin tdk bisa diusir/dikeluarkan, dan sifatnya buruk.  Selalu membisikkan jalan kesesatan

Was-was itu obatnya dengan kajian ilmu. Cara memperlemah qorin adalah dengan memperbaiki ketaatan, dengan memperbanyak ibadah pada Allah swt.

Qodam adalah pelayan/ pembantu (dari Jin), ada hubungan timbal balik dengan manusia. Manusia yang membuat jin senang, maka jin akan menolongnya.

Jin tidak takut pada manusia, dan sebaliknya kita juga tidak perlu takut dan tidak perlu mengusik mereka.

Fenomena saat ini di Indonesia, jin pada ngelunjak, karena manusia nya yang minta tolong pada jin.  (sesuai dengan QS. Al Jin: ayat ke 6):
" Dan sesungguhnya ada beberapa orang laki-laki dari kalangan manusia yang meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki dari jin., tetapi mereka (jin) menjadikan mereka (manusia) bertambah sesat. "

Tidak semua jin bisa berubah diri.  Ada jin yang dinamakan "Ghoul, dalam hadits.  Di Indonesia terkenal dengan "setan budeg", yang banyak menyesatkan manusia di persimpangan kereta api.

Solusi untuk fenomena ini adalah
Hentikan cerita-cerita takhayul pada anak-anak kita, baik wewe, pocong, kuntilanak, dsb.

Jin itu seperti angin, sedangkan tubuh manusia banyak pori 2 nya. Dari 5 lubang besar, jin itu masuk dan tujuan utamanya adalah otak manusia.

Gambaran syetan yang menetap di lubang hidung manusia, menyebabkan galau, mudah mengantuk, susah hafal , susah konsentrasi dan sering melamun.

Tahapan jin dalam merusak tubuh manusia:
1. Dari sisi mental.
Ada beberapa penyakit, yang syetan punya andil seperti stroke, asam urat, vertigo, migrain, radang lambung/usus, dan keputihan pada wanita.

2. Yang dapat memicu lebih parah penyakit: marah dan dendam.
Ketika jantung berhasil dirusak jin, maka organ lainnya dibuat sakit.

Ustadz M Faizar memberi petunjuk untuk menghilangkan sihir dari perut:
Ambil apel malang dan 5 sdm minyak zaitun---Di blender dan diminum, dengan sebelumnya dibacakan ayat-ayat Ruqyah, spt bacaan Al Fatihah 1x, bacaan ayat kursi 1x, QS Al ikhlas 3x, Al Falaq 3× dan An Nas 3x.

Ramuan lainnya adalah 21 lembar daun sirsak, Di blender dan diminum.

Untuk kasus sihir dari injakan tanah kuburan atau sesuatu yang ditanam didalam tanah : kaki direndam dengan air garam himalaya dan es batu dan dibacakan ayat-ayat Ruqyah.

Salah satu godaan syetan adalah adanya sikap mengkultuskan orang.  Untuk wilayah Surabaya ada 10 ustadz yang sdh dapat rekomendasi dari Ustadz.  M Faizar.

Yang utama dalam ikhtiar kesembuhan bukan pada peruqyah nya, tapi pada kemampuan kita dalam mengelola mindset --Ikhtiar dengan Ruqyah Syar'i--upaya memperbaiki diri.

 Jin bisa masuk karena ada celah, dan kita seringkali lalai hingga mereka bisa masuk dan masuk lagi dalam tubuh kita.

Dalam berikhtiar, shalat 5 waktu jangan sampai diabaikan.  Jangan bolong 2. Ibaratnya kita shalat itu diumpamakan dengan mobilnya, dan ikhtiar Ruqyah itu diibaratkan bensinnya. Jangan beli bensin sedangkan mobilnya tdk ada.

Dan kalau meruqyah diri pribadi, juga sesuaikan dengan waktu-waktu yang yang mustajab untuk diijabahnya doa.  Seperti di sepertiga malam terakhir.

PELATIHAN RUQYAH MANDIRI.

Di sesi ba'da dhuhur, jam menunjukkan pukul 13.00 wib.  Acara dilanjutkan dengan pengumpulan jimat 2 yang dibawa oleh jamaah. 

Deteksi jimat, menampilkan:
Kain penutup kepala, ada wafaqnya/rajah, yang ini termasuk haram, karena termasuk sihir. Ini untuk kuda lumping/jaranan.

Ada juga "entong" yang dibalut kain dan berisi asma' yang digunakan untuk penglaris.

Ada juga lipstik dan bedak, yang digunakan untuk media "pelet" yang bekerjanya untuk menarik cinta orang yang kita taksir, tapi begitu menikah akan berubah menjadi kebencian yang luar biasa. Dan biasanya setelah diruqyah, akan keluar jerawat dan orangnya merasakan gatal yang luar biasa.

Didapati juga keris yang awalnya berfungsi sebagai senjata. Dan hukum awalnya boleh, tetapi akhirnya berubah fungsi dari senjata dan didiami setan. ---Dan harus dihancurkan.

Untuk yang masih menyimpannya di rumah, segera niatkan untuk dibuang dan katakan " Aku sudah tidak memerlukan barang-barang ini, dan engkau tidak memberi manfaat apapun padaku."
Setelah semua peserta siap dengan air kemasan, jari telunjuk kanan kita celupan seruas ke dalam botol air kemasan dan mulai dibacakan QS. Al Fatihah, belum selesai, suasana mulai gaduh dengan suara sendawa dan orang mau muntah.  Lanjut dengan QS. Al Baqarah ayat 255.....mulai terdengar lagi teriakan dan lenguhan panjang serta tangisan dari jamaah baik laki-laki atau perempuan.  Suasana mencekam juga, tapi ustads Faizar memerintahkan untuk tidak terpengaruh dan dengan keyakinan penuh, memohon pada Allah diberi kesembuhan atas sakit medis dan non medis yang ada dalam tubuh. 

Ada jamaah perempuan di belakang saya yang teriak dengan kencang, menangis, matanya terpejam dan jari tangannya tergenggam dengan kuat.  Ia teriak " Jangan ganggu saya, pergi. .!, pergi!"

Bacaan berlanjut ke QS. Al Ikhlas 3x, AL Falaq 3x dan an-naas 3x. Teriakan bersahut- sahutan dari penjuru yang berbeda.  Setelahnya air itu kita minum sedikit demi sedikit.

Sesi selanjutnya kita usap 2 dada dan perut sembari dibacakan ayat-ayat quran seperti diatas. 

Untuk pelajar atau kita yang susah konsentrasi, mudah lupa, ngantukan bisa dari air aqua itu kita hirup lewat hidung seperti kita berwudhu (Istinsyaq) . Hidung terasa seperti saat kita minum air bersoda.

Dan acara diakhiri dengan deteksi pengobatan dengan 2 orang partisipan yang merasa ada gangguan sihir. 

Mendekati ashar, acara diakhiri untuk selanjutnya ustadz M Faizar menawarkan acara pendalaman agar bisa meruqyah orang lain.  Dan disambut positif oleh jamaah yang hadir.

Demikian.  Wassalamu'alaikum wr wb.
Surabaya, 22 Juli 2018
@Sulistyorini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar