Selasa, 03 Mei 2016

KUN ANTA TAZDADA JAMALA






(Jadilah dirimu sendiri, hal itu akan menambah kecantikanmu dari dalam)

Assalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh

Wanita, tak dapat dipungkiri ingin tampil selalu cantik, menawan dan berbeda dari wanita lainnya. Ia akan melakukan upaya apa saja, ke salon, perawatan pribadi atau yang paling ekstrem, melakukan tindakan operasi untuk mengubah "sesuatu" yang diinginkannya sempurna. Untuk tujuan satu "Cantik"
Tapi, apakah cara cantik seperti itu yang secara nyata membuatnya berbeda? Islam telah memberi tuntunannya bagi kaum hawa. Cara cantik ala Islam sangat mudah, simple dan tidak berat di ongkos.

Apa saja terapi cantik ala Islam untuk kaum hawa?

Yang Utama, adalah menutup aurat

Allah telah memerintahkan kaum wanita untuk menutupi auratnya dengan jilbab jelas memiliki tujuan tertentu yang telah dijelaskan dalam Al-qur’an. Dia memberikan petunjuk kepada manusia bahwa akan ada suatu golongan dari kaum wanita yang berpakaian tetapi telanjang.
Oleh karena itulah Dia menurunkan ayat yang berisi perintah wajib kepada wanita untuk berjilbab.

Dalam Al-qur’an surat Al-Ahzab ayat 59 Allah berfirman “wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang beriman, “hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah dikenali, sehingga mereka tidak diganggu.”
Demikian pula dalam surat An Nuur ayat 31, “dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka selain yang biasa tampak…”

Rahasia pertama adalah berbuat kebaikan

“Sesungguhnya kebaikan itu membuahkan semburan cahaya di wajah, lentera di hati, meluasnya rezeki, kuatnya badan, rasa cinta di hati orang. Dan sungguh dalam keburukan terdapat kepekatan di wajah, kegelapan di kubur, kelemahan badan, kurangnya rezeki, dan kebencian di hati orang,”
Kalau berdasarkan atsar Ibnu Abbas di atas, berarti salah satu penyebab wajah bercahaya adalah berbuat kebaikan. Orang yang suka berbuat baik, maka hatinya menjadi tentram dan akan keluar sebuah senyuman yang murni dan tulus dari hatinya yang baik. Kebaikan hati itu pun terpancar melalui wajahnya.

2. Rahasia kedua adalah shalat tahajud

Ulama kharismatik kota Basrah, Al Hasan Al Basri pernah ditanya oleh seseorang, “Kenapa orang-orang yang membiasakan diri shalat tahajjud di malam hari mukanya tampah cerah, berseri-seri dan berwibawa?” Beliau menjawab, “Karena mereka selalu bercengkerama dengan Allah SWT di kegelapan malam, maka Dia pun memberikan kepada mereka cahaya dari cahaya-Nya.”

Dalam kaitan ini Said bin Al Musayyab RA berkata, “Sesungguhnya orang yang selalu salat malam, Allah akan menjadikan pada wajahnya sinar, sehingga dia dicintai oleh seluruh umat, bahkan orang yang belum mengenalnya sekalipun. Orang akan berkata, “Aku sungguh menyenangi orang ini.”

Orang yang memiliki wajah bercahaya itu, waktu malamnya digunakan untuk bermunajat kepada Allah SWT. Ia terbangun dari tidur yang menyelimutinya. Apabila siang menjelang, mereka jauh dari kehidupan yang serba nikmat. Allah lah yang memberikan cahaya pada orang yang menggunakan waktunya dengan baik dan memperbaiki kesalahan-kesalahannya. Yang matanya disibukkan dengan tangis karena merasa melakukan hal-hal yang diharamkan. Lisannya tertahan -dalam diamnya- dari hal-hal yang menghancurkan. Tangannya tertahan, karena takut terjerumus syahwat. Langkahnya terkendali dengan muhasabah.

3. Rahasia ketiga adalah berwudhu

“Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu,” (HR. Al Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246).

Dapat dipastikan tak ada satu produk kecantikan pun yang mampu menandingi cahaya yang terpancar dari wajah orang-orang yang terjaga wudhunya. Karena cahaya dari air wudhu tak hanya dirasakan di dunia tapi di hari kiamat pun mereka akan mudah dikenali Rasulullah SAW. Sebagaimana diriwayatkan dalam sebuah hadits, “Bagaimana engkau mengenali umatmu setelah sepeninggalmu, wahai Rasulullah?” Kemudian

Rasulullah menjawab, “Tahukah kalian bila seseorang memilki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda-kuda yang yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukankah dia akan mengenali kudanya?” Para shahabat menjawab, “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah berkata, “Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu mereka,” (HR. Mslim no. 249).

4.Rahasia keempat adalah berpuasa

Beberapa tahun lalu salah seorang muslimah melihat seorang wanita yang memancarkan wajah yang berbeda dari wanita lain. Orang-orang senang dengan kehadirannya dan merasa kehilangan ketika dia tidak ada. Sebenarnya wajah wanita itu biasa saja bahkan berkulit hitam. Awalnya muslimah itu mengira hanya dia yang mempunyai prasangka tentang pancaran wajahnya. Ternyata teman-temannya pun menyatakan hal yang sama. Dia pun berusaha untuk mencari tahu apa yang membuat wajah wanita ini begitu menarik.
Muslimah itu curiga, dia pasti melakukan ibadah sunah secara rutin. Ketika ada kesempatan, hal itu ditanyakan kepadanya. Awalnya wanita yang memiliki wajah bercahaya itu tidak mau menjawab. Setelah didesak, dia baru mengaku bahwa selama lima tahun, dia terus menerus puasa senin-kamis dan apabila haid pada hari itu, dia menggantinya dengan puasa daud. Wanita ini juga hampir setiap malam salat tahajud. Luar biasa. Ini adalah salah satu bukti, bahwa kedekatan kita kepada Allah akan menimbulkan pancaran keagungan. Hal ini sangatlah wajar karena apa saja yang mendekati sumber cahaya, dia akan terkenana pancaran cahaya.

5. Rahasia kelima adalah lisan yang selalu berdzikir.

Lisan ini tidak dipoles oleh lipstik yang harganya mahal, yang membuat bibir bersinar. Tapi bibir mungil itu menjadi saksi akan lantunan memuji kebesaran Allah, baik disaat duduk, berbaring atau melakukan aktifitas apapun.

disebutkan dalam surah Ali-Imran: 190
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan pergantian malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berakal, Yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk atau dalam keadaan berbaring, dan mereka memikirkan penciptaan langit dan bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tidaklah engkau menciptakan semua ini sia-sia, Mahasuci Engkau, lindungilah kami dari azab neraka.”

Menjadi Diri Sendiri

Seorang muslimah akan tampak menarik, bila dia tampil percaya diri. Kepercayaan diri itu bukan untuk kesombongan, tapi dia mampu beradaptasi dengan lingkungannya, tentunya dengan tetap berpegang pada aturannya.

Yang terpenting seorang wanita akan tampak berbeda, jika ia mampu menjadi dirinya sendiri. Apa adanya. Bukan diada-adakan. Tidak meniru atau menduplikasi gaya orang lain atau idolanya sekalipun. Selalu tampil dengan "style nya" sendiri. Berpakaian pun tidak selalu tampil "kembar" dengan orang lain.

Wanita, harus juga punya misi, tentunya disesuaikan dengan kodrat dan kedudukannya. Dia harus juga punya manfaat yang besar untuk agama, masyarakat, bangsa dan negaranya. Jangan jadi wanita lemah, jangan jadi "beban" untuk orang lain, tapi jadilah problem solver, minimal untuk diri dan keluargamu. Dan terakhir, kecantikanmu akan terpancar atas ijin Allah SWT. Tentunya dengan menjadi DIRI SENDIRI, bukan ORANG LAIN

#PESAN UNTUK DIRI SENDIRI

3 komentar:

  1. ma kasih sdh diingatkan, tetapi bolehkan kalo mau cantik ke salon, hehehe

    salam kenal ya. btw blognya sdh saya folow ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yaa...terima kasih juga sudah berkunjung

      Hapus
  2. subhanallah, terimakasih ya mb

    BalasHapus