Minggu, 13 Desember 2015

SIAPKAN DIRIMU SEBELUM MELANGKAH



sumber : www.ceritadinding.com


Membaca judul di atas, terbesit pertanyaan, menyiapkan apa ya? Dan dalam rangka apa? Yup, seminar di akhir tahun yang diadakan oleh YDSF ini sangat special. Bertempat di Aula Soetandyo Gedung C FISIP Universitas Airlangga, 13 Desember 2015 mulai pukul 09.00 wib hingga 12.00 wib, menghadirkan SUHADI FAJARAY (Master Trainer Powerful Education, Konsultan Pendidikan dan Penulis Buku Parenting diantaranya : Charakter Building With Love dan Ada Cinta di Dada Ayah). Acara ini langka terjadi, sebab berkaitan dengan persiapan untuk melangkah menuju jenjang menggenapkan separuh dien, yaitu BERSIAP SEBELUM MELANGKAH MENUJU PERNIKAHAN.




Sebelum dimulai, peserta sudah memenuhi tempat yang tersedia. Mereka semua antusias untuk menerima paparan materi dari pembicara. Apalagi yang dibahas bab pernikahan, sesuatu yang bisa dianggap seram dan menakutkan bagi yang belum pernah memasukinya. Paling tidak seminar ini bisa membuka wawasan untuk memantaskan diri pribadi dalam menyongsong kehidupan pasca nikah dengan optimis.

Dalam sambutan awal, Bapak Arif Prasojo mewakili pihak YDSF menyampaikan bahwa YDSF peduli pada generasi muda, dalam hal ini mereka yang akan menyiapkan diri untuk menjadi suami-istri, calon ayah dan ibu, sebagai pendidik awal yang akan melahirkan generasi pemimpin di kemudian hari. Fakta yang banyak terjadi di masyarakat pada tahun-tahun awal (1-3 tahun) pernikahan, terjadi kegagalan dan tidak mendapat kenyamanan seperti yang disyariatkan Allah SWT.



Dan bagi yang sudah berkeluarga, akan mendapat pencerahan kembali. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk layanan donatur , karena usia para donatur YDSF mulai kanak-kanak , remaja, orang tua hingga usia 70 tahun.


BERSIAP MEMBANGUN JALAN CINTA

Sebagai kata pembuka, Ustad Suhadi Fajaray mengajak peserta yang hadir (lebih dari 100 orang) yang sebagian besar masih JOMBLO untuk senantiasa bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya berupa dua kaki yang sehat yang dapat melangkah mempersiapkan jalan-jalan kehidupan melalui jalan-jalan kebaikan baik masa pra nikah atau setelah menikah. Juga bersyukur karena tidak tersungkur pada hidup yang kufur. Juga harus selalu bersabar supaya pintu-pintu sorga terbuka lebar.

Meniti sebuah pernikahan, harus ada bekal awal yang sangat penting, utamanya bagi seorang pria, adalah KEMANDIRIAN, terutama mandiri secara finansial. Sudah menikah jangan selalu bergantung pada subsidi orang tua. Pembicara mencontohkan pada diri beliau yang sudah berani menikah di usia 23 tahun, dan sang istri baru semester 8. Wow!

Pembagian usia kemandirian :

0 – 7 tahun          : didiklah anak seperti raja
7 – 14 tahun        : didiklah anak dengan disiplin
14 – 21 tahun      : didiklah anak seperti teman/sahabat
21 tahun              : SAATNYA USIA MANDIRI, TIDAK PERLU MEMINTA APAPUN PADA
                             ORANG TUA. Saatnya sudah mandiri secara financial.

Ada kisah di zaman Umar bin Abdul Azis, Khalifah Bani Umayyah yang merupakan cicit dari Umar bin Khattab. menjadi pemimpin selama 2 tahun, yang membuat penduduknya tidak mau menerima zakat, karena termasuk Negara kaya. Hebatnya Umar bin Abdul Azis mempunyai seorang penasehat yang masih berumur 11 tahun. Penasehat Presiden berumur 11 tahun, apa nggak salah? Kita bandingkan dengan anak sekarang yang berumur 11 tahun, bisa apa? Paling-paling jago ngegame di gadget. Siapakah dia? Dia adalah anak dari HUSEIN, cucu Ali Bin Abu Tholid, cicit Rasulullah Muhammad SAW. Subhanallah, Allahu Akbar.

Kembali ke pokok bahasan. Dari banyak contoh kasus yang terjadi di masyarakat kita. Pernikahan digelar dengan pesta menggelegar dan mewah, tetapi usia pernikahan hanya bertahan 3 tahun. Apa penyebabnya?

“ KARENA PERNIKAHAN ITU DIBANGUN TIDAK PAKAI ILMU”

Karena kalau hanya di bangun dengan 1. Modal nikah
                                                          2. Sudah Kerja

BERSIAPLAH KELUARGA ITU AKAN ADA DIAMBANG MASALAH, KARENA TIDAK ADA VISI/ ILMU .

Jangan mempercayai ilmu yang berkembang di masyarakat, seperti :

“Aku ingin engkau mencintaiku sebagaimana aku mencintaimu”

Hal diatas akan membuat kita sedih berkepanjangan , karena tabiat laki-laki dan perempuan itu berbeda. Dalam ilmu psikologi mengatakan bahwa perempuan mampu memproduksi kosa kata sebanyak 3000 kata per hari, kalau kurang dari itu akan gelisah. Perempuan cenderung untuk mencari teman atau pihak lain untuk berbicara. Menumpahkan segala unek-unek dan permasalahannya. Bila mendapati masalah, awalnya kena di hati, untuk selanjutnya cari pihak lain untuk curhat, dan seiring waktu akan selesai. Perumpamaan ini bagai obat nyamuk, kalau perempuan dari dalam ke luar, dan laki-laki dari luar ke dalam.

Sebaliknya, seorang pria cenderung diam, tidak banyak cakap (omong). Kalau mendapat masalah dari luar, akan dibawa ke dalam (hati) dengan diam, dan akan selesai dengan sendirinya. Dan sebagai pria, engkau harus pintar mendengarkan istrimu.

Guru terbaik ada pada Rasulullah Muhammad SAW, saat mendapat wahyu pertama, kondisi fisik dan psikis Rasul gemetar, berkeringat hebat. Apa yang dilakukan Bunda Khadijah? Beliau menyelimuti tubuh Rasulullah, dan setelah tenang, beliau bercerita. Bagaimana jadinya kalau Bunda Khadijah berlaku seperti perempuan yang harus keluarkan 3000 kosa kata? Cerewet dan bertanya ini-itu? Bisa kita pikir sendiri.

Untuk kaum laki-laki bisa juga mencontoh tokoh-tokoh hebat dalam Islam tentang pernikahan, diantaranya adalah
  1. SALMAN AL FARISI, karena masih sendiri, meminta sahabatnya Abu Darda bertindak sebagai wakil untuk melamar seorang muslimah. Setelah diutarakan maksud baik itu kapada Bapak/Wali sang perempuan, ternyata jawabannya di luar dugaan dan maksud awal. Karena Putri dari Bapak tersebut mau menerima lamaran Abu Darda, bukan Salman Al Farisi.
Apa yang dilakukan Salman Al Farisi? Marahkah ia pada sahabatnya? Subhanallah ternyata Salman Al Farisi bertakbir keras dan mengikhlaskan sahabatnya Abu Darda untuk menikah dengan gadis yang semula ingin dilamarnya. 

Dari kisah ini ada pesan bijak yang disampaikan : “Pernikahan tidak mewajibkan kalian menunggu, kalau ada kesempatan segera ambil. Dan kalau engkau tidak berani, persilahkan temanmu untuk menikah lebih dulu.”






  1. Seorang budak yang bernama Mubarok, dia ditugasi oleh tuannya untuk menjaga kebun anggurnya yang sangat luas. Suatu saat tuan tersebut minta Mubarok mengambilkannya sebuah anggur yang manis. Oleh Mubarok awalnya diambilkannya sebuah yang lumer, dikiranya itu anggur yang manis. Tuannya merasakan buah itu hampir busuk, selanjutnya diambil lagi sebuah yang keras dan mengkal, ternyata masih mentah. Tuan itu bertanya pada Mubarok, apa dia tidak bisa memilih anggur yang manis, dengan sopan Mubarok menjawab bahwa ia hanya ditugasi untuk menjaga pohon anggur itu, bukan untuk mencicipinya. Kejujuran itu membawa nasib baik menghampiri Mubarok, ia akhirnya dinikahkan dengn putri tuan pemilik kebun anggur itu.

KELUARGA VISIONER

Dalam mewujudkan keluarga visioner, harus mempunyai :

  1. NIAT
Niat untuk menjauh dari maksiat. Visi bermula dari niat/software, dimulai dari pra nikah, saat menikah dan setelah menikah, harus tetap TAAT PADA ALLAH.
Kita harus menjauhkan diri dari hal-hal yang dibenci Allah selama proses pra nikah hingga menikah, sebagai contoh prosesi awal penentuan tanggal pernikahan, yang banyak mencampuradukkan dengan hitung-hitungan weton, yang bila ketemu 25, maka ada kepercayaan salah satu pihak akan mengalami kematian. 

Menikahlah engkau atas dasar agama sebagaimana Hadits Nabi :

“Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung.”
Perempuan yang shalihah itu menyejukkan jiwa. Libatkan Allah selalu dalam doa-doa memohon jodoh terbaik.

Dalam surat Al-Mukmin ayat 60 Allah berfirman:

“Berdoalah (mintalah) kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan untukmu.”
Meminta dan memohon ini haruslah dengan keyakinan penuh, jangan setengah-setengah, atau main-main.
Janganlah mencari lelaki dan perempuan yang sempurna, karena memang keduanya diciptakan tidak sempurna, dipadukan dalam pernikahan untuk saling menyempurnakan.

  1. AKSI
Berkeluarga harus mengacu pada tuntunan agama. Mulai dari resepsi pernikahan hingga menjalani pernikahan itu sendiri :.





















Harus ditanamkan visi sejak awal pada anak-anakmu, jangan turuti mimpi yang tidak realistis. Karena visi dan mimpi itu jelas berbeda. Karena anak muda sekarang ini banyak hidup dalam dunia fiksi.

Suatu waktu dikisahkan, seorang Umar bin Khattab yang keras dan galak, diam saja saat dimarahi istrinya. Apa sebabnya?
Saat itu ditanyakan, beliau menjawab, Karena dialah (istri) yang memasakkan makanan untukku, dia yang mencucikan bajuku dan dia yang mengurus anak-anakku dan mengurus syahwatku.
Bila dianalogikan dengan filosofi Jawa, apa yang diutarakan Umar adalah bab DAPUR, SUMUR dan KASUR. Dari 3 hal inilah yang membuat seorang UMAR yang amat tegas bisa manut dan toleran dengan istrinya.

Pesan bijaknya : Jangan engkau merasa hina bila 3 hal tersebut diatas dipercayakan kepadamu (perempuan), karena hal-hal tersebutlah yang membuat suamimu toleran pada kekuranganmu.
Bila urusan DAPUR diserahkan pada CATERING,
                    SUMUR diserahkan pada LAUNDRY,
Maka bersiaplah urusan KASUR akan diserahkan pada OUTSOURSING???? Nah Lho?

Sesi akhir adalah Tanya jawab, diantaranya adalah :
  1. Bagaimana cara mengetahui kriteria Agama calon kita baik?
Jawab : Mau menikahi seseorang lihat agama ayahnya. Lihat juga gelagatnya dan sikapnya kepada anak kecil. Karena dia adalah calon ayah dari anak-anak kita. Tanyakan juga bagaimana dia bersikap pada ibunya, karena seseorang yang memuliakan ibunya, maka dia akan memuliakan istrinya.
  1. Bagaimana kalau mau menikah harus menunggu kakaknya dulu menikah (budaya, nglangkahi)
Jawab : Ya, harus kita sadari bahwa dakwah Islam memang masih sampai di sini. Sudah jadi tugas kita untuk mendakwahkan sesuatu yang sesuai tuntunan agama pada saudara-saudara kita dengan santun. Jangan berprinsip “Ah itu nggak terjadi di keluargaku kok, ya gak masalah.”
Karena, “Barangsiapa yang bicara dengan kebatilan maka itu syaitan yang berbicara, dan siapa yang diam itu adalah syaitan yang bisu.”

Dalam satu kisah, ada seseorang yang mengadukan anaknya ke Rasululllah atas perilaku anaknya, ternyata anak ini tidak terima karena :
  1. Ayahnya tidak mengajarkan ilmu yang baik,
  2. Ayahnya tidak memberi nama yang baik, anak ini diberi nama “Si Hitam”
  3. Ayahnya tidak mengajarkan Qur’an.
Maka tidak hanya anak yang berbuat durhaka pada ayah, tapi ayah sebagai orang tua juga bisa bersikap durhaka terhadap anak, dengan 3 parameter di atas.

Dalam Qur’an, ada 17 metode dalam mendidik anak, diantaranya adalah :
14 dialog antara ayah dan anak,
2 dialog antara ibu dan anak, dan
1 dialog anonym.
Kesimpulannya : harusnya yang dominan dalam mendidik anak adalah AYAH nya. Karena penyebab kerusakan anak adalah ayahnya, si anak lapar akan peran ayahnya.
HARUS DIINGAT :
  • Tidak setiap lelaki diberi kesempatan Allah untuk menjadi SUAMI, demikian juga tidak setiap pria dewasa diberi kesempatan Allah untuk menjadi AYAH. JUGA
  • Tidak setiap remaja putri diberi kesempatan Allah untuk menjadi ISTRI, dan
Tidak setiap perempuan diberi kesempatan Allah untuk menjadi IBU
  • Tidak setiap IBU dan AYAH dicintai oleh ANAK-ANAKNYA.
Panduan itu semua adalah Al-Quran dan Hadits.

Ingatlah Nasihat Ayah Lukman pada anak-anaknya, dalam Qur’an :
QS Lukman : 13
“Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya diwaktu ia memberi pelajaran kepadanya: “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

Dalam sesi penutup Ustad Suhadi Far memberikan door prize berupa buku kepada peserta yang bisa menjawab pertanyaan beliau, ada 5 kitab dan 2 buku karangan beliau yang dibagikan kepada peserta.

Web resmi dari Ustad Suhadi Fajaray bisa dilihat di www.motivasipendidikan.com

PANITIA PENYELENGGARA (ydsf CREW)













Jumat, 11 Desember 2015

Mendesain Bisnis Yang Tak Terkalahkan Dengan Business Hijrah Tools Bersama Coach Daru Dewayanto



FOTO BERSAMA SEMUA PESERTA, sumber : YDSF

Bertempat di Hotel Mercure Grand Mirama, Minggu, 29 November 2015, para muzakki donatur YDSF diundang untuk mengikuti Workshop “Business Hijrah Tools” bersama Coach Daru Dewayanto, PCC.ECPC.MCM (International Certified Business Coach). Beliau seorang professional business coach bersertifikasi dan terakreditasi internasional. Berpengalaman selama 15 tahun sebagai professional marketing, business development dan product development. Saat ini focus mendampingi pemilik bisnis untuk mengembangkan bisnisnya menjadi wirausaha sukses dunia akhirat. Dengan visinya, mencetak 1 juta wirausaha sukses dengan jalan Allah, yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi dunia, dan dapat mengembalikan kejayaan Islam.

Para Muzakki yang hadir bergerak pada usaha yang berbeda, dari produsen jus buah, usaha handicraft, usaha air isi ulang dan laundry, pembibitan lele dan bandeng, EO, usaha tour dan travel Haji dan Umroh, serta pengusaha pelayaran yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan paling jauh dari Banyuwangi.

Dalam sambutan awal, mewakili pihak YDSF Surabaya, Bapak Arif Prasojo, selaku Kepala Divisi Fundrising mengatakan bahwa dalam perjalanan yang sudah 28 tahun lebih, YDSF mempunyai kontribusi yang besar terhadap Surabaya dan Jatim, dengan lebih dari 90 ribu donatur. Dan baru-baru ini YDSF juga turut berpartisipasi dengan mengirim utusan untuk korban asap di wilayah yang terdampak.

ARIF PRASOJO, KA DIVISI FUNDRISING


Sekalipun acara ini terkesan mendadak, tapi Alhamdulillah, para donatur berkesempatan hadir untuk menimba ilmu dalam mengembangkan bisnisnya. Di kesempatan mendatang juga acara ini diharapkan dapat berlangsung bertahap dengan mengundang para muzakki donatur YDSF yang belum bisa hadir.

Menginjak acara inti, Coach Daru selaku pembicara utama memperkenalkan diri terlebih dahulu. Beliau mengaku bukan motivator bisnis yang mencakup public event, beliau hanya menjadi mentor secara private/personal. Adapun perusahaan yang menjadi bimbingannya diantaranya Bank Muamalat, Mobafone, Skk migas, Ayam Bakar Mas Mono, Lawang Agung, Exelcomindo, Samsung, POCA Group dan lain-lain.



Workshop ini sangat efektif, mengapa? Karena peserta yang hadir mendapatkan tools atau perangkat untuk bisnisnya. Keuntungan mengikuti workshop “Business Hijrah Tools” :
1.       
      Merubah hidup pebisnis yang pernah hadir.
2.      Berbagi rahasia “business tools” untuk dibagikan ke orang lain.

Adapun tujuan tools ini adalah :

1.      Mengerti bisnis sendiri secara lebih baik lagi.
2.      Terus menerus menghasilkan ide, terobosan dan perbaikan bagi bisnis pribadi.
3.      Selalu dapat men-design dan mendesign ulang untuk perkembangan bisnis.

Sebagai contoh adalah “Nike” yang kita kenal sebagai produsen sepatu sport terkenal di dunia. Di awal tahun 1954, Nike hanya bergerak sebagai distributor. Berkembang di tahun 1960, mulai memproduksi sepatu sport sendiri dengan moment kemenangan Otis Davis sebagai juara lari 400 m dan langsung booming. Di Pertengahan tahun 1970 mulai ada competitor, dengan hadirnya “ReebooK”, Nike mengalami penurunan omset hingga hanya bisa mencapai 16% di tahun 1979. Masa suram ini dilalui Nike dengan “berhenti sejanak” untuk lakukan design ulang terhadap bisnisnya. Akhir dari kemuraman ini ditandai dengan peluncuran produk ‘Air Jordane” di tahun 1980 yang mampu menyelamatkan Nike dari kebangkrutan.

Mengapa Nike mampu bertahan? Karena ia mampu menggabungkan Sport – Fashion – Lifestyle dalam produknya. Pada tahun 2013 Nike mampu meraup 25,3 M dollar amerika dan mempunyai 40 ribu karyawan di banyak negara dan brand Valuenya mencapai 10 M dollar Amerika.

Apa yang bisa dipelajari dalam kasus “Nike” :
  1. Tidak cukup hanya dengan memiliki “ultimate produt”/teknologi.
  2. Perusahaan dan modal besar bukan jaminan “golden ticket” tercapainya kesuksesan.
  3. Copy paste atau duplikasi bisnis orang lain merupakan satu bentuk kegagalan awal yang kita ciptakan sendiri.
Business Hijrah Tools : Salah satu perangkat bisnis terbaik yang pernah dikembangkan, membantu para pemilik bisnis , eksekutif dan professional untuk mengerti bisnisnya lebih baik lagi. Secara terus menerus dapat menghasilkan ide-ide , breakthrough (terobosan), dan improvement (perbaikan). Sebuah tools yang dapat membantu entrepreneur untuk selalu mendesain dan mendesain ulang bisnisnya.

Kesempatan selanjutnya semua peserta di beri lembaran bisnis tools yang harus diisi sesuai keadaan yang dihadapi sambil diadakan tanya jawab. Para peserta sangat antusias menanyakan hal-hal yang dapat dilakukan agar bisnisnya berjalan sesuai dengan yang diharapkan.


Salah seorang peserta yang datang dari Surabaya, dan mempunyai usaha “jus buah” mengaku pusing setelah mendengar pemaparan dari Coach Daru. Rupanya “pusing” yang dimaksud adalah ingin segera melakukan perbaikan akan proses usaha yang dijalani dengan sesegera mungkin. Ibu muda ini sangat antusias untuk mengembangkan bisnis yang dilakoni belum lama dan sebelumnya hanya mengandalkan ilmu secara apa adanya.

Peserta yang berjumlah sekitar 36 orang merasa puas akan pemaparan yang disampaikan Coach Daru, dan karena terbatasnya waktu peserta bisa mengajukan tanya jawab secara pribadi dan langsung ke nomor pribadi Coach Daru.



Selayang Pandang Hijrah Coach

Coach Daru Dewayanto telah berpengalaman di lingkungan korporasi, dengan 15 tahun pengalaman sebagai professional di bidang Marketing, Business Development, dan Product Development di banyak perusahaan multinasional di Indonesia dan beberapa negara, dengan lebih dari 10 tahun menduduki posisi senior/ high-level-management.
Saat ini juga sebagai Co-Founder dan Group Managing Direktor dari Jibreel Global, juga sebagai President Commissioner dari Puri Maharani Group.

Bagaimana Coach Daru dapat membantu anda untuk sukses?

Dengan menggabungkan kekuatan Coaching, Business, dan Islamic Value, yang memungkinkan anda sebagai pemilik bisnis, entrepreneur, dan professional menemukan personal best dan menggunakannya untuk mencapai kesuksesan dalam kehidupan, bisnis dan karir sesuai yang anda inginkan. Dan lebih dari itu, anda akan mendapatkan semua kesuksesan tersebut dengan ketenangan hati.

Secara makna HIJRAH dapat berarti CHANGE (Perubahan). Tapi bukan perubahan yang biasa saja, namun TRANSFORMATION. Sebuah perubahan yang membawa IMPACT besar. Dan tidak hanya transformasi biasa saja, namun IMPROVEMENT. Sebuah Transformasi POSITIVE dan selalu mengacu pada perbaikan.

“Tidaklah hijrah terputus hingga taubat terputus, dan tidaklah taubat terputus hingga matahari terbit dari barat.” (HR. Sunan Abu-Daud:2120)


Berikut adalah beberapa testimony dari klien Coach Daru, diantaranya :

Alfred Boediman, selaku Vice President, Samsung R&D Institute

“Saya menyadari sukses dalam bisnis tidak terjadi secara instan. Saya butuh untuk selalu menentukan goal-goal dan membangun rencana praktis untuk mencapainya. Coach Daru membuat saya kagum dengan cara yang atraktif untuk menstimulasi sebuah proses, dan membagikannya kepada kami untuk menggunakan pengalaman dalam mencapai pertumbuhan bersama.”
      
        Indarto Wibowo, Head of Operation, SKK Migas

“Inspiring, Motivating, Touching…Coach Daru memberikan ispirasi bagaimana konsep Hijrah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam dunia kerja. Motivasi yang diberikan membuat tim memiliki gairah baru dalam mentransformasi diri menjadi insan yang lebih baik. Dengan keahliannya, menstimulasi sisi-sisi sensitive dalam diri manusia, Coach Daru menjadikan sesi workshop begitu menyentuh, sehingga peserta dapat mengeksplorasi kemampuannya yang selama ini terpendam.

        Yasir Salim, Owner dan CEO Lawang Agung

“Buat saya, ini tools yang luar biasa, yang mana dengan tools ini kita bisa melihat secara keseluruhan bisnis kita hanya dari satu lembar kertas, begitu juga jika kita ingin melakukan perbaikan dan pengembangan, kita bisa juga dengan mudah melihat aspek mana yang akan juga berubah mengiringi perbaikan tersebut. Semua bisa kita lihat dengan mudah.

Informasi lengkap tentang Hijrah Coach

atau

Jakarta Office
Beltway Office Park, Tower B, 5th Floor
Jl. TB Simatupang no 41, Jakarta, 12550
       021, 2985-7444

Surabaya Office
Suite Surabaya Hotel Plaza
Boulevard 31-37 Surabaya
 082177979779