Kamis, 30 April 2015

PELANGI KEHIDUPAN BMI HONG KONG



sumber www.wikiwand.com


Hong Kong, negeri bekas koloni Inggris yang menjadi salah satu tujuan ribuan Buruh Migrant Indonesia (BMI) mencari penghidupan. Ada banyak cerita ditorehkan, suka-duka, tawa dan tangisan, senyum dan air mata. Selama ini kita sering mendengar kisah kelam tentang kehidupan saudara-saudara kita di Hong Kong. Kematian dua BMI yang dimutilasi, kisah pilu Erwiana yang disiksa majikannya dan cerita cinta sepasang sejoli BMI perempuan yang memprihatinkan. Tetapi di balik itu, ada juga banyak kisah tentang kesuksesan, perjuangan, kerja keras, kesetiaan, kesabaran  dan harapan indah akan masa depan, laiknya sebuah pelangi yang bersinar di sela-sela rintiknya hujan. Indah sekali.

Saya mengenal Mbak Laras (bukan nama sebenarnya) hampir enam tahun lamanya. Tapi saya tidak pernah bertatap muka dengannya. Komunikasi kami terhubung lewat telepon dengan no +852********, nettalk dan Whattsap setiap harinya. Mbak Laras (42 tahun) berasal dari Ponorogo. Pendidikan formalnya adalah lulusan SMEA. Mbak Laras telah mengadu nasib di Hong Kong selama sembilan tahun. Ia tinggalkan anak dan suaminya dengan satu harapan yang mulia, mengubah kehidupan menjadi lebih baik.

Meninggalkan tanah air dan hangatnya kehidupan keluarga, bukanlah perkara mudah. Kehidupan megapolitan Hong Kong yang gemerlap dan kebebasannya yang di luar batas, menjadi tantangan tersendiri dalam menggapai cita-cita. Butuh pengendalian diri, kekuatan memegang prinsip, memilih pergaulan yang tepat dan kesetiaan yang tak tergoyahkan oleh jarak dan waktu, untuk bisa survive di negara yang terkenal sebagai salah satu surga belanja dunia.
Hong Kong dan kesibukannya

Di Hong Kong, Mbak Laras tinggal di daerah To Kwa Wan, Kowloon. Ia mengawali harinya setiap pagi tepat pukul 05.00 waktu Hong Kong (pukul 04.00 WIB). Aktifitas pertamanya adalah membersihkan diri dan bersiap menjalankan shalat subuh, satu rangkaian ibadah yang amat mudah ditinggalkan para BMI begitu menginjakkan kaki di negeri tidak bertuhan tersebut.
“Apapun kondisinya, saya berusaha untuk tidak meninggalkan shalat, dan beruntungnya majikan tidak melarang saya dalam menjalankannya.” terang Mbak Laras.
 
salah satu flat di Hong Kong
Kamar Mbak Laras

Mandi pagi bagi sebagian BMI bisa saja menjadi kebiasaan yang tidak dilakukan di Hong Kong, mereka hanya menggosok gigi, dan membersihkan diri secukupnya. Tidak mandi pagi bagi banyak orang Hong Kong seakan sudah menjadi kebiasaan. Hal ini disebabkan karena harga air yang sangat mahal di sana. Tagihan rekening air untuk dua orang selama dua bulan berkisar antara 500 -1000 Dolar Hong Kong (kurs Rp. 1600, sekitar Rp. 800.000 – Rp. 1.600.000).

Menyiapkan sarapan pagi untuk kedua majikan dan anak lelaki mereka satu-satunya yang berusia 15 tahun menjadi kegiatan rutin setelah itu. Menu hariannya adalah segelas susu dan sepotong roti/sandwich. Majikan laki-laki Mbak Laras bekerja di agen property, sedangkan sang istri beraktifitas di perusahaan travel. Keluarga sang majikan sangat toleran dan memperlakukan asisten rumah tangganya dengan baik.

Berbelanja keperluan ke pasar menjadi rutinitas selanjutnya. Ada list belanja yang harus disiapkan dan disesuaikan dengan menu masakan hari itu. Besarnya belanja disesuaikan dengan kemampuan tiap keluarga majikan. Bagi yang mampu, menghabiskan 100 - 150 $ HKD perhari sudah termasuk angka minimum. Menu wajib bagi keluarga majikan Mbak Laras setiap harinya adalah tersedianya sup. Bisa sup dari daging babi, daging sapi dan ayam juga olahan ikan segar. Dengan bijak Mbak Laras minta dispensasi ke majikan untuk menghidangkan sup daging babi seminggu dua kali saja, adapun hari lainnya adalah kombinasi dari sup daging sapi dan ayam. Majikan menyetujuinya dan tetap memberi ruang untuk Mbak Laras berkreasi dalam menu masakan setiap harinya.
 
Daftar Belanjaan, sumber : dokumen pribadi
Pedagang Kaki Lima Ala Hong Kong, sumber : dokumen pribadi
Pasar Sayur dan Buah, sumber : dokumen pribadi
Pasar Ikan, sumber : dokumen pribadi

Daging babi tetap menjadi satu masalah besar bagi Mbak Laras. Dari awal majikannya tahu kalau perempuan berhijab itu pantang mengkonsumsinya. Untuk peralatan makan pribadinya disendirikan, tidak bercampur dengan yang lain. Sekalipun begitu Mbak Laras sadar, tidak ada kondisi seratus persen di Hong Kong yang bebas dari najis baik kecil maupun besar, dibandingkan negeri yang berpenduduk mayoritas muslim seperti Indonesia. Tetapi itulah tantangannya, bagaimana kita tetap istikomah ditengah kondisi tersebut tanpa meninggalkan kewajiban dan tetap beribadah. Untuk mengantisipasinya sewaktu mandi Mbak Laras menggunakan sabun khusus yang berbahan lumpur, demi menjaga ketenangan hati dalam menjalankan ibadah hariannya.
 
sumber : dokumen pribadi
Dalam keseharian di rumah, Mbak Laras tetap bebas berhijab, tanpa ada larangan dari sang majikan. Anak majikan yang berusia remaja pun menghormati laiknya ibu kandungnya, karena dari kecil dalam asuhan Mbak Laras. Kekhawatiran adanya pelecehan seksual seperti yang biasa terjadi sebenarnya ada. Tapi semuanya tetap ia pasrahkan pada kekuasaan Allah. Perempuan mungil ini berprinsip dimanapun berada harus selalu menyandarkan diri pada-Nya, selalu berusaha berbuat kebaikan, maka akan selalu dijumpai kebaikan dalam bentuk lain. Ia Pasrahkan hidupnya dalam genggaman-Nya dan yakin akan jaminan keamanan dari Rabbnya.

Warga Hong Kong lebih memercayakan pengasuhan buah hatinya ke asisten rumah tangga yang berasal dari Indonesia, mereka menghindari tenaga kerja asal Filipina. Pertimbangan utamanya karena BMI Indonesia lebih sabar, mampu menjaga dan merawat anak-anak dengan penuh kelembutan. Alasan lainnya BMI kita jarang complain, dan sering menghindari keributan.

Meninggalkan suami dan anak lelaki semata wayang yang berusia 7 tahun waktu itu, tentu menjadi beban tersendiri bagi Mbak Laras. Masa awal meninggalkan buah hati dalam usia dini sering membuat tangis dan kesedihan yang berulang. Rasa itu sangat terasa di penampungan. Jauh dari keluarga, tinggal sendiri di negeri orang dengan gambaran kelam yang selalu menjadi buah bibir juga menciutkan hatinya. Beruntung ia memiliki suami dan keluarga besar yang sangat mendukung langkahnya, memberi support dan memiliki komitmen yang sama.

Saat ini, kemajuan teknologi sangat membantunya dalam berkomunikasi, telepon ke kampung halaman bisa dilakukan setiap saat. Perkembangan buah hati masih tetap bisa dipantau sekalipun tidak berada disisinya selama 24 jam. Peran orang tuanya juga tidak kecil, mengasuh dan memperhatikan tumbuh kembang cucu menggantikan peran ibu kandungnya. Setiap dua tahun sekali, dalam masa cuti, Mbak Laras baru bisa bersua dengan keluarga. Waktu singkat selama dua minggu itu ia manfaatkan untuk berkumpul dengan anak suami dan orang tua.

Ada satu hal yang sangat ia syukuri, dalam usaha memperbaiki ekonomi keluarga, sang suami juga berperan serta. Sebagai petani sawah dan buah melon, ketekunan dan keuletan serta kesetiaannya juga perlu mendapat acungan jempol. Sang suami tahu menempatkan diri, masih berperan sebagai kepala keluarga, dan tidak bertindak seenaknya seperti yang digambarkan dalam unggahan video oleh beberapa BMI Hong Kong di you tube beberapa waktu lalu yang terkenal dengan “Rumangsamu Penak”. Permasalahan keluarga tetap didiskusikan dan dicari solusi terbaik bersama istri, sekalipun terpisah jarak ribuan kilometer.

Perubahan ekonomi dan materi selama bekerja di luar negeri, juga tampak signifikan. Rumah keluarga telah berubah dari aslinya. Investasi tanah dan property, perhiasan dan hewan ternak sudah mencukupi. Saat ini selain menjadi petani, sang suami juga membuka usaha penyewaan mobil, dan usaha kos-kosan.
Istana Mbak Laras di Indonesia, sumber : dokumen pribadi
Kebun Melon, sumber : dokumen pribadi
PANEN MELON, sumber : dokumen pribadi

Waktu libur hari Minggu atau hari khusus bagi BMI Hong Kong banyak dihabiskan dengan berkumpul bersama teman-teman. Tapi tidak dengan perempuan satu ini. Setiap Ahad pagi, ia bergegas pergi Masjid Ammar and Osman Ramju Sadick Islamic Centre, Wan Chai untuk menghadiri pengajian rutin atau kegiatan keagamaan lainnya. Banyak juga BMI Hong Kong yang hadir. Mereka mendapat pelatihan-pelatihan, pengembangan diri, motivasi dan keterampilan untuk mempersiapkan diri pasca berhenti sebagai BMI. Bertemu dan bersosialisasi dengan rekan sedaerah atau lainnya tetap dilakukan, tetapi tetap dengan memperhatikan adab dan perilaku dari yang bersangkutan. Mbak Laras sadar, banyak teman-teman BMI yang meniru kebiasaan dan perilaku orang Hong Kong asli dalam mengekspresikan kebebasan yang berbeda jauh dengan budaya asli Indonesia.
Masjid Ammar, Wan Chai, sumber: dokumen pribadi

Mengatur keuangan secara ketat dan menghidari pemborosan juga menjadi perhatian serius dari perempuan ayu ini. Fakta yang terjadi di kalangan BMI Hong Kong menjadi pelajaran berharga baginya. Jeratan hutang bank hingga mengakibatkan terminate sangat ia hindari. Kebanyakan BMI Hong Kong yang terseret kasus bank ini adalah dengan berhutang di bank yang tidak sesuai dengan kemampuan untuk membayarnya, juga mudah percayanya seorang BMI menjadi saksi atas pengambilan hutang temannya. Begitu tidak bayar, akhirnya pihak bank melakukan penagihan dengan mengkonfirmasi pihak majikan yang bersangkutan. Kejadian ini berpotensi besar pada kemarahan majikan, dan akhirnya banyak BMI Hong Kong yang di terminate (pemutusan hubungan kerja dari pihak majikan).

Harga makanan Indonesia di Hong Kong, sumber : dokumen pribadi
  
Mbak Laras punya kesadaran yang tinggi bahwa ia tidak selamanya akan mengadu nasib di Hong Kong. Ini pun didasarkan pada beberapa pertimbangan dan fakta perubahan yang terjadi dalam kehidupan keluarganya. Ia tetap punya target, berapa tahun ke depan tetap mengais Dolar Hong Kong, dan untuk selanjutnya pulang ke Indonesia selamanya.
“Target saya untuk pulang adalah setelah anak saya selesai kuliah, dan semoga rencana ini dijabah Allah, karena saya sadar sebagai manusia boleh berencana, tapi kondisi akhir saya tetap yakin pada keputusan Allah.” Demikian penjelasan Mbak Laras.

Aktifitas di sore hingga malam hari adalah menyiapkan menu makan malam. Di Hong Kong ada kebiasaan positif diantara majikan dan asisten rumah tangganya. Kalau makan malam mereka biasanya makan bersama, dalam waktu yang sama dan di meja makan yang sama. Mbak Laras memasak sekitar pukul 18.00 hingga 19.00, dilanjut makan malam. Setelah itu beres-beres, dan mandi malam. Orang Hong Kong biasa hanya mandi malam sebelum tidur.

Di atas pukul sembilan malam adalah momen “me time” bagi Mbak Laras. Kebiasaan yang dilakukan adalah  shalat Isya dan tilawah Quran, membaca koran bahasa Indonesia serta kegiatan lainnya. Maksimal pukul sebelas malam, semua aktifitas berakhir.
Koran Hong Kong, menambah wawasan, sumber : dokumen pribadi


PENDAPAT PENULIS TENTANG BMI HONG KONG

Cerita kehidupan seorang Mbak Laras dengan semua perjuangan, perubahan hidup dan keberhasilan yang diraihnya menjadi penyeimbang pada berita-berita miring tentang BMI Hong Kong. Fakta yang dialami Mbak Laras juga banyak dialami BMI lainnnya, hanya saja tidak terekspos. Banyak yang menganggap kebaikan dari Sang Majikan dan keberhasilan yang diraih adalah sebuah keberuntungan semata. Sedangkan BMI lain yang mendapat perlakuan buruk dari majikan, mengalami kemunduran moral dan perilaku melenceng dari norma adalah ketidakberuntungan dari yang bersangkutan. Kedua pendapat ini sah-sah saja.

Dari yang saya dengar, saya amati dan juga berdasar wawancara langsung dengan sekitar 2500 BMI sejak 6 tahun yang lalu hingga saat ini, saya bisa sampaikan sebagai berikut :

  1. Terkait Masa Kerja
Ada sekitar 1500 BMI Hong Kong yang menghabiskan masa kerjanya lebih dari 5 tahun. Tentunya pencapaian secara materi sudah mengalami perubahan yang signifikan. Rumah yang berubah dari aslinya, perabot dan fasilitas rumah yang lengkap, tabungan, tanah, sawah, mobil, dan jenis investasi lainnya mereka punyai.
Ada satu pertanyaan saya ke mereka dan ini menjadi kegusaran hati saya selama ini, “Kok nggak balik ke Indonesia Mbak, sampai kapan mau tetap bekerja di Hong Kong?”
Jawaban mereka beragam, secara garis besarnya menyebut :
·       Belum Mbak, wong anak saya belum selesai sekolahnya, nanti kalau balik Indonesia nggak tuntas sekolah mereka. Sekarang ini semua mahal, kembali ke desa sama saja balik ke kondisi asal.
·      Belum mau balik, karena di sini enak cari duitnya, di Indonesia gaji asisten rumah tangga nggak ada nilainya, sedangkan kemampuan saya sangat minim. Saya yang lulusan SD atau SMP saja bisa angkat ekonomi keluarga.
·        Belum Mbak, lha kalau balik Indonesia saya kerja apa? Sudah di sini saja, wong majikan juga melarang saya pulang karena sudah bertahun-tahun dan ada kecocokan.  

Banyak fakor yang membuat mereka setiap dua tahun memperpanjang kontrak, dan belum menentukan sampai kapan mereka harus mengadu nasib di negeri orang. Menurut saya kondisi perekonomian tanah air yang lebih sulit dibandingkan Hong Kong dan belum tercapainya tujuan awal menjadi alasan utamanya.

  1. Terkait status pernikahan
Saya memang tidak punya angka pasti dari data yang saya punya, berapa dari mereka yang masih single dan berapa yang berstatus sebagai janda (mengalami kegagalan dalam perkawinan). Dan lagi-lagi ini kegusaran hati saya, mereka yang berstatus janda pada akhirnya mejadi penopang ekonomi keluarga. Banyak faktor yang mendorong tingginya angka perceraian baik sebelum atau sesudah menjadi BMI Hong Kong. Faktor ekonomi salah satunya yang mendominasi dan faktor orang ketiga atau terjadinya perselingkuhan.

Banyak dari mereka yang curhat ke saya (tanpa direncanakan sebelumnya), bahwa suami-suami di Indonesia tidak bertanggung jawab, meninggalkan kewajiban atau juga berpaling ke lain hati, dan ini menjadi pendorong untuk bekerja di Hong Kong. Rasa sakit hati ini juga banyak didasari keinginan untuk bisa menyekolahkan anak lebih tinggi, mengubah kehidupan asal yang susah, dan membayar hutang yang menumpuk sebelumnya.

Keputusan untuk terbang ke negeri orang dengan segala tantangannya, kesulitan bahasa, keminiman kemampuan tidak menjadi ketakutan bagi mereka. Adanya tujuan yang hendak dicapai mengalahkan segalanya dan menjadikan perempuan-perempuan luar biasa ini mempunyai tekat yang sangat besar untuk mengubah kehidupannya.

  1. Tingkat Pendidikan
Dari pengamatan saya, untuk mereka yang bekerja lebih dari 10 tahun, rata-rata usianya lebih dari 35 tahun. Tingkat pendidikan umumnya lulusan SD dan SMP. Sedikit sekali yang lulus SMA. Sedang yang punya masa kerja antara 5-10 tahun, sebagian besar lulusan SMP dan SMA.

Tingkat pendidikan ini juga mempengaruhi cara bersikap, bertutur kata, kekuatan memegang prinsip dan cara mengelola keuangan. Meski tidak ada data realnya. BMI Hong Kong yang lulusan SMA kebanyakan lebih aware dengan istilah-istilah bahasa saat ini. Mereka lebih luwes dalam bertutur kata, demikian juga yang lulusan SMP.

Saya pernah wawancara dengan BMI Hong Kong yang sudah berusia diatas 45 tahun, dan telah berada di sana selama lebih dari 15 tahun. Beliau tidak lulus SMP. Dari cara bicaranya sangat kaku, membentak-bentak dan sangat menunjukkan kalau berstatus “OKB” (Orang Kaya Baru), tetapi ini hanya saya jumpai dalam jumlah sangat kecil. Banyak juga dari mereka yang sangat halus dalam berbicara, sopan, dan terkesan baik. Mengajukan pertanyaan pun tidak membentak-bentak. Untuk BMI yang type-type seperti ini saya lebih mudah akrab dan banyak tahu tentang kehidupan mereka, meski wawancara saya berlangsung sangat singkat, hanya sekitar 2-3 menit.

  1. Asal Daerah
Selama kurang lebih enam tahun berinteraksi dengan BMI Hong Kong, saya dapat memetakan asal daerah mereka (bukan data resmi yang dipunyai Pemerintah). Jawa Timur menjadi propinsi terbesar asal BMI tersebut, dengan urutan Malang, Ponorogo, Banyuwangi, Blitar, Madiun, Kediri dan Tulungagung. Surabaya sebagai ibukota menyumbang hanya sebagian kecil dari BMI tersebut.
BMI asal Jawa Tengah berada di Kendal, Cilacap, Banyumas, Grobogan, Semarang dan Brebes. Untuk Jawa Barat didapati Indramayu, Subang, Cirebon, Karawang dan sedikit yang asal Bandung.

Dalam peraturan yang berlaku saat ini, BMI Hong Kong mendapatkan gaji perbulan sebesar 4.110 Dolar Hong Kong (sekitar enam jutaan dengan kurs rupiah). Penghasilan besar ini juga berbanding lurus dengan tingginya biaya hidup di sana. Gaji besar ini juga menjadi salah satu daya pemikat BMI berbondong-bondong ke negeri asal Jackie Chan ini.
Dolar Hong Kong, sumber : dokumen pribadi

Setiap bulan, ada antrian BMI asal- daerah tertentu yang sudah pasti berangkat ke Hong Kong. Dengan kondisi saat ini, mereka rata-rata berusia muda, dibawah 25 tahun. Umumnya profesi yang menjadi sasaran adalah asisten rumah tangga dan pengasuh anak/orang tua.

Goal-goal atau tujuan tertentulah yang menjadi daya dorong mereka untuk punya tekat besar berani meninggalkan suami, anak, atau orang tua. Kesulitan ekonomi, himpitan hutang, keinginan untuk menyekolahkan anak-anak setinggi mungkin menjadi daya dorong mereka untuk mengubah kondisi.     

Keinginan kuat meraih tujuan dan komitmen antara suami-istri, atau antara anak dan orangtua menjadi faktor utama BMI meraih keberhasilan. Ketekunan dan keuletan serta kesetiaan mereka harus juga berbanding lurus dengan ketekunan, keuletan serta kesetiaan yang ditunjukkan oleh suami dan orang tua di Indonesia. Kalau salah satu dari mereka “berpaling” dalam arti tidak jujur, menyalahgunakan kepercayaan, sudah pasti keberhasilan itu tidak terealisasi sepenuhnya, atau bahkan gagal.

Fenomena baru di kalangan BMI di Hong Kong yang banyak mengalami masalah “asmara terlarang”, hasil wawancara,mendengar dan   pengamatan saya sebagai berikut
  • Mereka yang terlibat cinta terlarang dengan tenaga kerja laki-laki asal Indonesia, Malaysia, Nepal dan Pakistan umumnya berkenalan lewat media sosial, bisa facebook, twitter, whattsap, line atau lainnya. Umumnya hanya mengaku-aku belum menikah/janda/duda. Dalam perkembangan selanjutnya mereka manfaatkan media sosial itu untuk kencan “terlarang”, kadang sama-sama di Hong Kong atau juga beda negara. Kemajuan teknologi menyumbang masalah baru bagi mereka yang tidak paham akan bahaya internet.
Kencan jarak jauh itu biasanya memanfaatkan video call, BMI cewek yang tidak waspada bisa terjebak dengan hasil foto telanjang mereka disimpan dan dijadikan senjata oleh oknum “laki-laki” tersebut untuk memeras dan menjadikannya mesin atm berjalan. Setiap bulan minta transfer uang, pulsa atau beli barang-barang. Kalau tidak dituruti mereka mengancam akan mengunggah foto “x” tersebut ke media sosial. BMI ini pun terjebak, kondisi seperti ini bisa mengakibatkan BMI tersebut dipecat majikan, dan juga menimbulkan masalah besar dengan keluarga dan suami di Indonesia, yang kadang berujung dengan perceraian.

Sebagai sesama perempuan, saya kagum dengan perjuangan rekan-rekan BMI di Hong Kong. Ada banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari kehidupan mereka mencari penghidupan di negeri orang. Mereka tidak hanya sebagai pahlawan penghasil devisa, tapi lebih dari itu. Besarnya kesabaran, keberanian, ketekunan, kesetiaan, cinta yang tulus terhadap anak, suami dan keluarga mengalahkan ketakutannya. Mereka lemah secara fisik, tapi punya kekuatan memegang komitmen.

Cerita indah mereka yang seperti pelangi sebenarnya lebih besar dari potret negatif yang  selama ini kita dengar. Ada ribuan dari mereka yang berhasil mengangkat kehidupan keluarga dan  mengubah wajah desanya. Saya berharap Pemerintah lebih memberikan perhatian dan perlindungan pada mereka, memfasilitasi segala kepentingan mereka selama di negeri orang, sehingga kasus kelam seperti Erwiana (BMI yang disiksa majikannya) tidak terulang lagi di masa depan, juga kasus-kasus lainnya. Semoga apa yang saya sampaikan ini bermanfaat dan membuka pemikiran positif dan pandangan kita terhadap BMI khususnya di Hong Kong. Mohon maaf bila ada yang kurang berkenan.

Tulisan ini disertakan dalam “Lomba Blog Buruh Migrant Indonesia Bersama Melanie Subono”.

Sumber :
-          Wawancara langsung dengan BMI Hong Kong
-          Pengamatan pribadi
-          Dokumen Pribadi

16 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Kegagalan atau kasus buruk yang menimpa BMI harus terus diminimalisir, baik oleh peran serta pemerintah juga para BMI itu sendiri, sehingga berita tentang keberhasilan dari para BMI jauh lebih banyak dari sebelumnya.

    BalasHapus
  3. Hidup adalah Pilihan, semua memang kembali pada diri BMI sendiri. Dari awal sudah tentukan mau berhasil atau gagal. Berhasil dibarengi kerja keras, pantang menyerah, punya atitude yang baik. Sedang kalau mau gagal juga gampang, berperilaku saja yang tidak sesuai aturan.

    BalasHapus
  4. terimakasih mba informasinya :)

    BalasHapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  6. proses utk sukses memang tak mudah, kita harus mengalami kegagalan namun smua itu proses untuk bisa sukses ;)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau ingin sukses harus yakin :) kalau gagal tentunya harus dijadikan pelajaran :D

      Hapus
  7. hmm...Kegagalan atau kasus buruk yang menimpa BMI harus terus diminimalisir, baik oleh peran serta pemerintah juga para BMI itu sendiri, sehingga berita tentang keberhasilan dari para BMI jauh lebih banyak dari sebelumnya

    BalasHapus

  8. Mohon maaf sebelumnya. terpaksa sy ngeposting disini karna sy sudah mengalami skrg bagaimn rasanya tinggal di perantauan jd TKW. Anak sm suami di tinggal di kampung. Sy sudah 5 tahun tinggal di Taiwan. hanya jeritan batin dan tetes air mata ini selalu menharap tp tdk ada hasil sm sekali. Cuman gali lobang tutup lobang pengen pulang ke indo gaji tidak seberapa. Tetapi namanya juga rejeki itu tidak bakalan kmn pasti ada jlan keluarnya. Halal tidaknya hanya tuhan yg menentukan. Kebetulan buka internet dapt nmor hendpone Mbah Suro ternyata beliau guru spiritual Pesugihan Dana Ghaib dan Pesugihan Anka ghaib/Togel 3D/4D/5D/6D, tetapi waktu itu sy memilih jalan Pesugihan Togel saja, karna di dekat rumah majikan sy ada bandar nya. alhamdulillah ternyata benar2 tembus 6D nya. skrg sy bsa balik ke indo.. ya allah terima kasih rejekimu ini walaupun cuma melalui jalan Togel. siapa tau ada teman sesama TKI atau TKW yg pengen cepat merubah nasib seperti sy hubungi saja beliau di. +62 82354640471 atau 082354640471 karna sy sudah merasakan manis pahitnya tinggal di perantauan. semoga anda cocok sm beliau seperti sy. Trmksh...


    BalasHapus
  9. Salam kenal dari saya mbak Romlah sengajah mempublikasikan cerita ini disini, saya bukan sombong tapi saya semata" hanya ingin berbagi kepada anda yang lagi butuh pertolongan.. Saya duluh kerja di malaysia sebagai PRT selama 7 tahun gaji waktu itu kurang lebih 3,5 juta per bulannya namun itu tidak pernah cukup untuk kebutuhan keluarga saya karna setiap bulannya harus membayar hutang piutang orang tua di BANK, singkat cerita.. Sekarang hutang orang tua saya sudah lunas senilai 335 juta dan sekarang saya sudah punya usaha tokoh perlengkapan bayi berkat bantuan MBAH BALAPATI melalui pesugihan putih dana gaib senilai 1 miliar.. Duluhnya saya takut untuk mengikuti pesugihan ini karna saya pikir ada tumbal ternyata tidak ada sama sekali dan jarak jauh pun bisa.. Singkat cerita duluhnya saya cuma melihat komentar seseorang di internet tentang MBAH BALAPATI alhamdulillah ternyata bener" terbukti dan saya salah satu orang yg sudah membuktikannya sendiri.. Siapa tau ada teman yg lagi ada masalah baik keuangan ataupun hal" lainnya silahkan coba konsultasi dengan beliau call/sms di nomer:+6282190534451 anda baik beliau pasti ramah melayani anda.. Muda"han dengan adaNya pesan singkat saya ini bisa bermanfaat.



    Salam bagi teman nak rantau.
    Spirit at work :-)



    BalasHapus

  10. Q kerja di Hongkong 3 THN dlu Amat trsiksa Majikan gak baik Tiap hari di marahin kerja terus 24 jam jarang istrahat tidur mlm Kerja sampe subuh pgi klo lagi libur sekolah sibuk masak" boro" bisa istrirahat, pokoknya kerja jd TKW Bikin kapok tersiksa batin 3 THN, kebetulan wktu itu ada teman Q kenal namanya Mbah Jenggot di facebook, awalnya Q ikut-ikutan melihat temanku, ternyata setelah kubuktikan hasilnya memang luar biasa..!! katanya sering di bantu sm beliau. ternyata dia seorang guru spritual Pesugihan Anka Togel 2D sampai 6D dan Pesugihan Dana Ghaib , tp Q beranikan diri coba telpon beliau. Tp Q memilih Pesugihan Dana Ghaib nya. Alhamdulillah benar2 terbukti nyata hasilnya, Q di Hongkong bisa pulang ke indonesia degan selamat jg dah Alhamdulilah 😇😇 jika ada teman minat ingin tlpn beliau ini nmr nya +6282291277145 smg bisa di bantu sprti Q. Amin...





    BalasHapus
  11. Salam Sejahterah Bagi Kita Semua...
    Mohon Maaf Bilah Kedatangan Aku Mengganggu Namun Apa Yang Aku Tulis Ini Kisah Nyata Aku Dan Semoga Ada Nya Pesan Singkat Ini Bisa Bermanfaat Kepada Anda Semua.. Aku Sangat Berterima Kasih Banyak Kepada Teman" TKW Dan TKI Berkat PostinganNya Saya Bisa Kenal Dengan Abah Cahyono, Ternyata Beliau Guru Spiritual Yang Sering Membantu Orang Melalui Nomer Togel 4D/5D/6D, Dana Gaib, Pelaris, Pelet, DLL.. Alhamdulillah Aku Sudah Pulang Kampung Membuka Usaha Kecil"Lan Berkat Bantuan Abah Cahyono Melalui Bantuan Dana GaibNya Sebesar 1 Milyard Hidup Aku Sudah Jauh Lebih Baik Dari Sebelumnya.. Anda Perlu Berhati Hati Sekarang Sudah Banyak Modus Penipuan Yang Mengatas Namakan Anggota Dari Abah Cahyono, Siapa Tahu Ada Teman Butuh Bantuan Beliau Silahkan Hubungi Di Nomer PribadiNya +6285213737273 Siapa Tahu Beliau Masih Bisa Membantu Anda..




    BalasHapus
  12. Izinkan Saya Mbah Agus Darma Untuk Memberikan Solusi Terbaik Untuk Anda Yang Sangat Membutuhkan.Ada Berbagai Cara Untuk Membantu Mengatasi Masalah Perekonomian,Dengan Jalan ; 1,Melalui Angka Togel Jitu ; Supranatural 2,Pesugihan Serba Bisa 3,Pesugihan Uang Balik/Bank ghaib 4,Ilmu Pengasihan 5,DLL HANYA DENGAN BERMODALKAN KEPERCAYAAN DAN KEYAKINAN,INSYA ALLAH ITU SEMUANYA AKAN BERHASIL SESUAI DENGAN KEINGINAN ANDA... Dunia yang akan mewujudkan impian anda dalam sekejab dan menuntaskan masalah keuangan anda dalam waktu yang singkat. Mungkin tidak pernah terpikir dalam hidup kita untuk menyentuh hal hal seperti ini. Ketika terpikirkan kekuasaan, uang dalam genggaman, semua bisa dikendalikan sesuai keinginan kita.Semua bisa diselesaikan secara logika.Tapi akankah logika selalu bisa menyelesaikan masalah kita. Pesugihan Mbah Agus Darma memiliki ilmu supranatural yang bisa menghasilkan angka angka putaran togel yang sangat mengagumkan, ini sudah di buktikan member bahkan yang sudah merasakan kemenangan(berhasil), baik di indonesia maupun di luar negeri.. ritual khusus di laksanakan di tempat tertentu, hasil ritual bisa menghasilkan angka 2D,3D,4D,5D.6D. sesuai permintaan pasien.Mbah bisa menembus semua jenis putaran togel. baik itu SGP/HK/Malaysia/Sydnei,Dll maupun putaran lainnya. Mbah Akan Membantu Anda Dengan Angka Ghoib Yang Sangat Mengagumkan "Kunci keberhasilan anda adalah harus optimis karena dengan optimis.. angka hasil ritual pasti berhasil !! BERGABUNGLAH DAN RAIH KEMENANGAN ANDA..! Tapi Ingat Kami Hanya Memberikan Angka Ritual Kami Hanya Kepada Anda Yang Benar-benar dengan sangat Membutuhkan Angka Ritual Kami .. Kunci Kami Anda Harus OPTIMIS Angka Bakal Tembus…Hanya dengan Sebuah Optimis Anda bisa Menang…!!! Apakah anda Termasuk dalam Kategori Ini 1. Di Lilit Hutang 2. Selalu kalah Dalam Bermain Togel 3. Barang berharga Anda Sudah Habis Buat Judi Togel 4. Anda Sudah ke mana-mana tapi tidak menghasilkan Solusi yang tepat Jangan Anda Putus Asa…Selama Mentari Masih Bersinar Masih Ada Harapan Untuk Hari Esok.Kami akan membantu anda semua dengan Angka Ritual Kami..Anda Cukup Mengganti Biaya Ritual Angka Nya Saja… Apabila Anda Ingin Mendapatkan Nomor Jitu 2D 3D 4D 6D Dari Mbah Agus Darma Selama Lima Kali Putaran,Silahkan Bergabung dengan Uang Pendaftaran Paket 2D Sebesar Rp. 500.000 Paket 3D Sebesar Rp. 700.000 Paket 4D Sebesar Rp. 1.000.000 Paket 6D Sebesar Rp. 1.500.000 dikirim Ke Rekening BRI.Atas Nama:No Rekening PENDAFTARAN MEMBER FORMAT PENDAFTARAN KETIK: Nama Anda#Kota Anda#Kabupaten#Togel SGP/HKG#DLL LALU kirim ke no HP : ( 0823-8738-4409 ) SILAHKAN HUBUNGI EYANG GURU:0823-8738-4409

    BalasHapus
  13. Sy tidak tau apa ini cara kebetulan saja atau gimana. Yg jelas sy berani sumpah kalau ada ke bohongan sy sama sekali. Kebetulan saja buka internet dpt nomer ini +6282354640471 Awalnya memang sy takut hubungi nomer trsebut. Setelah baca-baca artikel nya. ada nama Mbah Suro katanya sih.. bisa bantu orang mengatasi semua masalah nya. baik jalan Pesugihan dana hibah maupun melalui anka nomer togel. Setelah sy telpon melalui whatsApp untuk dengar arahan nya. bukan jg larangan agama. Tergantung dari keyakinan dan kepercayaan saja. Biarlah Orang pada ngomong itu musrik hanya tuhan yg tau. mungkin ini salah satu jalan rejeki sy. Syukur Alhamdulillah melalui bantuan beliau benar2 sudah terbukti sekarang. Amin

    BalasHapus
  14. Assalamu alaikum warohmatullahi wabarokatu..
    Izinkan saya berbagi cerita disini siapa tahu bisa bermanfaat. Perkenalkan nama saya fajar fauzan dari surabaya saya hadir disini semata-mata hanya ingin berbagi cerita sukses saya melalui adanya uang gaib/bank gaib karena sekarang sudah banyak penipuan yang mengaku bisa membantu melalui pesugihan uang gaib tanpa tumbal tapi hasilnya nol. Saya sangat berterima kasih banyak kepada bpk H. Abdul cahyono yang sudah membantu saya melalui bantuan uang gaib sehingga hidup saya sangat jauh lebih baik dari sebelumnya, padahal awalnya saya cuma buka internet mencari lowongan kerja keluar negri kok ketemu situs beliau, saya baca semua isi situs tersebut dan saya langsung telepon beliau akhirnya saya bergabung, singkat cerita selama 3 hari saya menunggu saya dapat telepon dari beliau untuk cek dananya saya hampir pingsan melihat saldo rekening saya sebanyak 3 milyar lebih dan alhamdulillah sekarang saya sudah buka usaha di kampung, udah gak ada niat mau kerja ke luar negri.. Saya informasikan kpd anda yang ingin seperti saya butuh bantuan bpk H. Abdul cahyono silahkan kunjungi situs beliau di http://uanggaibasliinstan.blogspot.com atau langsung hubungi di nomer +6285213737273 / whatsapp 085213737273 saya cuma kasih solusi barang kali bisa mengikuti jejak saya. Terima kasih...



    BalasHapus