Minggu, 29 Maret 2015

PESAN BU RISMA, SATU DARI 50 TOKOH TERBAIK DUNIA : “JAGA ANAK-ANAK KITA”

sumber : itookuciwawa.blogspot.com

Dalam acara Jalan Sehat dan Tabligh Akbar Milad YDSF ke 28, Bu Risma, salah satu walikota tebaik dunia hadir, juga pembicara utama Aa Gym yang tiba satu jam sebelum acara di mulai. Milad ke-28 kali ini dipusatkan di Balai Kota Surabaya bekerjasama dengan Pemerintah Kota, komunitas-komunitas dan beberapa pihak lain.

Mengawali sambutannya, Bu Risma mengucapkan terima kasih kepada YDSF yang telah bersama-sama berjuang dan berperan aktif untuk turut mengentaskan dan memberdayakan ekonomi para PSK Dolly yang terkena dampak penutupan. Pemkot Surabaya tidak bisa berjuang sendiri tanpa partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak. Dalam kesempatan kali ini YDSF, memberikan sumbangsih kepada eks PSK Dolly bantuan senilai lima puluh juta untuk pemberdayaan kehidupan mereka selanjutnya.

Bu Risma menjelaskan, di Sukolilo, Keputih saat ini Pemkot Surabaya menampung sekitar 1300-an orang gila yang dikumpulkan dari razia di jalan-jalan. Sekitar 95% dari mereka bukan warga Surabaya. “Mereka adalah sama-sama ciptaan Allah, Saya tidak mungkin mengembalikan mereka ke jalanan. Kami (Pemkot Surabaya) tetap merawat dan memantau mereka.” Jelas Bu Risma

Pemkot juga merawat dan membina sekitar 40-an anak yang sudah dibuang oleh orang tua atau lingkungannya. Dalam usia dini (sekitar kelas 5-an SD) mereka sudah terbiasa mencopet, minum-minuman keras dan tindakan lain yang tidak biasa dilakukan anak seusia mereka. Anak-anak itu ditampung dan dirawat di Kampung Anak Negeri. Sebagai orang tua, kita sering mengecap mereka sebagai “Anak Nakal”. Tapi sebenarnya mereka punya potensi asal kita rawat dengan baik dan penuh kasih sayang. Untuk anak-anak yang terkena dampak kecanduan narkoba (narkoba addict)  dan dampak kecanduan seks (Sex addict),  Bu Risma menampung dan merawat mereka di tempat khusus dan tidak bisa digabungkan dengan anak-anak lain.

Bu Risma juga berpesan kepada para orang tua, guru-guru dan semua yang hadir untuk lebih peduli pada anak-anak, tidak hanya anak kandung, tapi juga anak-anak tetangga. Saat ini anak-anak yang notabene generasi penerus bangsa tengah berjuang menghadapi berbagai macam gempuran, tidak hanya Narkoba dan obat-obatan terlarang. “Para Guru yang hadir saya minta untuk tetap mengawasi anak-anak didik, meskipun saat istirahat, terutama cek di kamar kecil dan toilet sekolah.” Pesan Ibu Walikota.

Dalam kesempatan ini Bu Risma mengkhawatirkan anak-anak yang  saat ini terkena dampak kemajuan teknologi internet. Banyak dari mereka yang sudah tahu dan menyimpan gambar-gambar jelek (porno) di handphone masing-masing. Bu Risma juga disambati salah seorang Bapak yang anaknya hamil di usia belia (15 tahun) karena dihamili anak tetangganya.
“Jaga anak-anak kita, saya benar-benar minta tolong.” Pungkas pemimpin Surabaya di akhir sambutannya.


2 komentar: